Langsung ke konten utama

Postingan

Tidak Perlu Malu, Mestinya Harus Bangga

Apa Ya ? Oleh Najilul Barokah  Ami berada di Jogja untuk menambah wawasannya dalam bidang fisika. Bukan tanpa alasan ia melanjutkan belajarnya di Jogja dengan mengambil konsentrasi Pendidikan Fisika. Karena ketika di bangku sekolah menegah atas ia mengambil ujian nasional untuk mata pelajaran jurusan adalah fisika. Dengan pertimbangan ia tidak menyukai Biologi karena banyak sekali teori yang harus dihafalkannya, lain dengan Kimia karena ia sering remidi ketika ulangan. Ia memiliki ketertarikan sendiri terhadap fisika entah apa itu seperti ada magnet dengan kekuatan besar yang menarik dirinya. Kemantapan hati dan fisika yang telah meracuni dirinya membuatnya amat yakin dengan pilihannya itu. Sempat ada kontra dengan orang tuanya ketika ia memilih fisika. Orang tuanya menginginkannya untuk mengambil Biologi dengan dalih ketika ia mengambil Biologi ia dapat merambah ke dunia medis. Tentu orang tuanya menginginkan dirinya menjadi seorang dokter. Melihat di desanya masih jara...

Sedikit Mengenal Sosok Aku

Tentang Aku Oleh Najilul Barokah Aku anak manusia dari pasangan luar biasa Jasman dan Siti Arti’ah asli darah Cilacap. Aku menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dengan konsentrasi Pendidikan Fisika.  Sudah 2 tahun lebih dengan berbagai macam hal yang kuhadapi. Aku di Jogja tinggal di PP Pesantren Al Munawwir Komplek Q Krapyak sejak Juli 2019. Sebelumnya aku tinggal di kos daerah Sapen selama 2 tahun. Kesadaran bahwa aku masih belum cukup ilmu agama aku memutuskan untuk bertempat tinggal disana. Ketika aku masih tinggal di kos aku memang suka keluar malam ke warung kopi untuk rapat dan sesekali nongkrong bersama anak-anak daerah untuk membahas kegiatan. Tak jarang biasanya hingga larut malam, pernah juga hingga pagi. Lain hal dengan itu aku juga sering menjelajahi kos teman-temanku. hampir semua kos teman-temanku yang di Sapen sudah aku cicipi, karena aku memang suka mencoba dan ingin lebih mengenal teman-temanku meskipun ya itu sangat merepotkan mengganggu waktu teman-temanku...

Sebuah Cerita yang Teinspirasi dari Novel Jazuli Imam

Tentang Kata Oleh Najilul Barokah Malam itu suhunya cukup rendah sampai Jumi harus menarik selimutnya dan memakai jaket tebal. Langit begitu acuh padanya begitu juga bintang enggan bertatap muka. Ronda menjadi agendanya pagi itu mulai dari tengah malam sampai subuh. Kelompok ronda malam itu ada 6 orang. Awalnya semua terjaga ada yang main game dan membaca buku. Jumi sendiri membaca novel yang baru ia ambil dari toko 2 hari yang lalu. Novel itulah yang menemaninya berjaga di pondok pesantren. Semua teman rondanya sibuk masing-masing. Cukup miris dizaman sekarang ini berkumpul dengan manusia namun sibuk dengan gadget- nya generasi merunduk-orang menyebutnya seperti itu. Jumi asik dengan novelnya sampai subuh dan tidak tumbang sama sekali. Beberapa kali Jumi mendengar suara mulai dari buah jatuh berkali-kali, ada yang berjalan disemak-semak dan daun jatuh. Namun ia hiraukan dan tetap saja fokus pada novelnya. Ia telan semua cerita yang disajikan penulis dan Jumi hanyut ke dalamny...

Namanya juga Hidup

Gelar oleh Najilul Barokah Perkuliahan akan segera tiba. Kala itu sudah H-1 masuk kuliah, Sonya mendapat pesan dari seniornya sebab ia mengunggah foto di WhatsApp -nya. “Keren banget eh!”, bunyi pesan dari Bang Stefan “Bang Stefan tuh suka bercanda deh.”, balasnya “Mbok saya diajari Sonya.”, pinta Bang Stefan “Saya belum bisa Bang, sini kirim aja foto Abang.”, ledek Sonya “Boleh, tapi foto yang ada kamunya!”, “Emang kita pernah foto bareng Bang?”, balas Sonya heran “Enggak pernah.”, balas Bang Stefan “Ayo foto dulu dong!”, ajak Sonya “Wkwkwk asek asek!”, Berlanjutnya percakapan online mereka berdua, Sonya menanyakan perihal tanggal wisuda Bang Stefan yang jatuh pada bulan Februari. Ternyata wisuda Bang Stefan tanggal 12 Februari hari Rabu. Sonya gelagapan menyiapkan apa yang akan ia bawa sat wisuda Bang Stefan. Ia berencana untuk membawakan foto hasil editannya sendiri jenis line art.  Tapi satu masalahnya, Sonya tidak memiliki fotoBang Stefan. Ia berusah...

Yang Pergi Akan Kembali

Pulang Oleh Najilul Barokah Sore itu langit sedikit abu ditambah mentari sudah kembali ke peraduannya. Tidak seperti sore yang lalu, sore itu mereka tidak mendapat jatah nasi dari pesantren. Bukan tanpa alasan, karena sedang dalam masa-masa HAUL pengasuh pondok pesantren yang banyak sekali cara salah satunya adalah muqodaman. Khatam sudah pembacaan al-Qur’an, dan malam itu agendanya adalah makan bersama di mushola barat. Selepas maghrib berdoa bersama dengan Bu Nyai Khusnul Khotimah Warson juga hadir para alumni hafidhoh dan santri yang masih belajar di pesantren. Suasananya begitu hangat, lautan manusia mengenakan mukena putih yang dirasakan dimata sungguh sejuk. Ditambah berdoa dengan khidmat mengingatkanku akan rumah dan kakekku yang sudah pulang ke syurga mendahului cucunya. Kala bersholawat aku termangu diam entah memikirkan apa aku juga tak tahu. Aku merasakan ketenangan sekaligus sedih karena tidak bersama dengan bapak ibu. Aku rasanya ingin sekali pulang, benar-benar p...

Belajar Menyampaikan Lewat Puisi

Assalamu'alaikum wr.wb Alhamdulillah pada kesmpatan kali ini aku ingin berbagi sedikit perasan melalui sebuat puisi. Ya aku masing sangat amatir tentang sastra. mohon koreksi, saran dan masukannya ya kawan-kawan. Anak Manusia karya Najilul Baokah Manusia terlalu angkuh Menggap dirinya paling hebat Meremehkan orang disekelilingnya Tak tahu diri             Semua itu karna terlalu percaya diri             Percaya diri boleh, namun             Apabila terlalu berlebih             Itu akan menghancurkannya Menjadi manusia hebat itu iya, boleh Kadang menjadi manusia biasa saja juga terlintas Namun apakah akan jadi manusia yang bahagia? Belum tentu jawabnya. Apalagi jadi manusia biasa saja         ...

KOPMA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA JUARA 3 NATIONAL COOPERATIVE COMPETITION

Yogyakarta- Kopma UIN Sunan Kalijaga kembali torehkan prestasi pada National Cooperative Competition (NCC) dilaksanakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada tanggal (2-3/11). Kegiatan tersebut merupakan ajang kompetisi antar Koperasi Mahasiswa tingkat Nasional, dimana para peserta akan saling berkompetisi perihal pengetahuan perkoperasian, baik dari tataran teoris, yuridis, maupun manajemen koperasi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 42 tim yang terdiri dari 35 Universitas di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Kopma UIN Sunan Kalijaga yang diwakili oleh Anggota Kopma dari Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum yaitu Panca Putra Anggun, Kholil Hasim Nur Mahmud dan Murtadha Muthaharri berhasil meraih Juara 3. Panca selaku ketua tim bersyukur atas apa yang telah diraih bersama kedua rekannya tersebut “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas semua ini. Ini semua diluar dari ekspektasi kami, kami selalu berusaha melakukan yang terbaik untu...